<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2190">
<titleInfo>
<title>distribusi kadmium (Cd2+) di perairan wonorejo, surabaya</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mega Estianna Pratiwi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Drs. Giman M. Kes.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Supriyatno Widagdo S.T, M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 64 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian  mengenai tingkat pencemaran kadmium (Cd2+) perlu dilakukan karena Perairan Wonorejo  adalah daerah yang dialiri 3 muara yaitu Muara Sungai Jagir, Wonorejo, dan Gunung Anyar. Muara Sungai Jagir adalah muara yang dekat pemukiman  warga  yang  berdampak  meningkatnya  limbah  domestik  di  muara tersebut, sedangkan Muara sungai Gunung Anyar  dan Wonorejo daerah tersebut tidak  hanya  dekat  dengan  pemukiman  warga,  tetapi  juga  tempat  pembuangan limbah  industri.  Kelarutan  Cd2+ pada  perairan  dalam  konsentrasi  tertentu  dapat membunuh biota perairan.  Sampel air laut diambil dari 6 Stasiun yang terletak dekat dengan  Muara  Sungai  Jagir,  Wonorejo,  Gunung  Anyar,  Zona  Perairan  dekat  3 Muara,  dan  2  stasiun  di  Laut  Lepas  di  Perairan  Wonorejo.  Salinitas  dan  pH digunakan  sebagai  parameter  kimia,  arus  permukaan  dan  temperatur  digunakan sebagai parameter fisika. Konsentrasi Cd2+ di Perairan Wonorejo nilainya berkisar 0,04-0,31  mg/L.  Perairan  Wonorejo  dapat  dinyatakan  tercemar  karena  nilai konsentrasinya  yang  sudah  melewati  nilai  ambang  batas  yang  ditetapkan  oleh Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 Lampiran 3 tentang Baku Mutu Air Laut untuk Biota Laut sebesar 0,001 mg/L.  Konsentrasi Cd2+ di Perairan Wonorejo dipengaruhi oleh salinitas, temperatur, pH dan kecepatan arus.</note>
<subject authority=""><topic>pH</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Salinitas</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Temperatur</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kadmium</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Perairan Wonorejo</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.17.13 Meg d</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201302017</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.17.13 Meg d</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2190</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-12 14:35:01</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-12 14:35:41</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>